Allah Zat yang maha esa, berpesan : " Wahai Hambaku janganlah kamu sekalian lupa kepada namaku ". Maksudnya : Allah itu namaku dan Zatku, dan tidak akan pernah bercerai, Namaku dan Zatku itu satu. Allah Swt juga telah menurunkan 100 kitab kepada para nabi-nabinya, kemudian ditambah 4 kitab lagi sehingga jumlah keseluruhan kitab yang telah
Disini letaknya sifat-sifat syetan, iblis, kekufuran, kemusyrikan, ketahayulan dan lain-lain, letaknya dua jari dibawah susu sebelah kiri, Kita buat dzikir sebanyak-banyaknya, Insya Allah pada tingkat ini digantidengan Iman, Islam, Ihsan, Tauhid dan Ma'rifat. Latifatul-roh
MengenalLathoif ( 7 lathifah) 1. Latifatul-qolby Di sini letaknya sifat-sifat syetan, iblis, kekufuran, kemusyrikan, ketahayulan dan lain-lain, letaknya dua jari dibawah susu sebelah kiri, Kita buat dzikir sebanyak-banyaknya, Insya Allah pada tingkat ini digantidengan Iman, Islam, Ihsan, Tauhid dan Ma'rifat. 2.
Berikutini adalah titik lemah pada tubuh yang bisa dimanfaatkan untuk mengalihkan perhatian pelaku kejahatan. 1. Ulu Hati Chamroenrak Ulu hati terletak di bawah dada tulang taju pedang tepat di tengah badan. Bagian ini biasa disebut juga dengan solar plexus.
l4HgkB. Acuan dalam pengamalan tarekat bertumpu kepada tradisi dan akhlak nubuwah kenabian, dan mencakup secara esensial tentang jalan sufi dalam melewati maqomat dan ahwal tertentu. Setelah ia tersucikan jasmaniahnya, kemudian melangkah kepada aktivitas aktivitas, yang meliputi Pertama, tazkiyah an-nafs atau pensucian jiwa, artinya mensucikan diri dari berbagai kecenderungan buruk, tercela, dan hewani serta menghiasinya dengan sifat sifat terpuji dan malakuti. Kedua, tashfiyah al-qalb, pensucian kalbu. Ini berarti menghapus dari hati kecintaan akan kenikmatan duniawi yang sifatnya sementara dan kekhawatirannya atas kesedihan, serta memantapkan dalam tempatnya kecintaan kepada Allah semata. Ketiga, takhalliyah as-Sirr atau pengosongan jiwa dari segenap pikiran yang bakal mengalihkan perhatian dari dzikir atau ingat kepada Allah. Keempat, tajalliyah ar-Ruh atau pencerahan ruh, berarti mengisi ruh dengan cahaya Allah dan gelora cintanya. - Qasrun = Merupakan unsur jasmaniah, berarti istana yang menunjukan betapa keunikan struktur tubuh manusia. - Sadrun = Latifah al-nafs sebagai unsur jiwa - Qalbun = Latifah al-qalb sebagai unsur rohaniah - Fuadun = Latifah al-ruh Unsur rohaniah - Syagafun = Latifah al-sirr unsur rohaniah - Lubbun = Latifah al-khafi unsur rohaniah - Sirrun = Latifah al-akhfa unsur rohaniah Hal ini relevan dengan firman Allah SWT dalam hadist qudsi ุจูููููุชู ููู ุฌููููู ุงูุจููู ุขุฏูู
ู ููุตูุฑูุง ููููู ุงููููุตูุฑู ุตูุฏูุฑู ููููู ุงูุตููุฏูุฑู ููููุจูุง ููููู ุงููููููุจู ููุคูุงุฏู ููููู ุงููููุคูุงุฏู ุดูุบูุงููุง ููููู ุงูุดููุบูุงูู ููุจููุง ููููู ููุจูู ุณูุฑููุง ููููู ุงูุณููุฑูู ุฃูููุง ุงูุญุฏูุซ ุงููุฏุณู "Aku jadikan pada tubuh anak Adam manusia itu qasrun istana, di situ ada sadrun dada, di dalam dada itu ada qalbu tempat bolak balik ingatan, di dalamnya ada lagi fu'ad jujur ingatannya, di dalamnya pula ada syagaf kerinduan, di dalamnya lagi ada lubbun merasa terialu rindu, dan di dalam lubbun ada sirrun mesra, sedangkan di dalam sirrun ada "Aku". Ahmad al-Shirhindi dalam Kharisudin memaknai hadist qudsi di atas melalui sistem interiorisasi dalam diri manusia yang strukturnya yang dapat diperhatikan dalam gambaran di atas. Pada dasarnya lathifah-lathifah tersebut berasal dari alam amri perintah Allah "Kun fayakun", yang artinya, "jadi maka jadilah" QS 36 82 merupakan al-ruh yang bersifat immaterial. Semua yang berasal dari alam al-khalqi alam ciptaan bersifat material. Karena qudrat dan iradat Allah ketika Allah telah menjadikan badan jasmaniah manusia, selanjutnya Allah menitipkan kelima lathifah tersebut ke dalam badan jasmani manusia dengan keterikatan yang sangat kuat. Lathifah-lathifah itulah yang mengendalikan kehidupan batiniah seseorang, maka tempatnya ada di dalam badan manusia. Lathifah ini pada tahapan selanjutnya merupakan istilah praktis yang berkonotasi tempat. Umpamanya - Lathifah al-nafsi sebagai tempatnya al-nafsu al-ammarah. - Lathifah al-qalbi sebagai tempatnya al-nafsu al-lawwamah. - Lathifah al-Ruhi sebagai tempatnya al-nafsu al-mulhimmah, dan seterusnya. Dengan kata lain bertempatnya lathifah yang bersifat immaterial ke dalam badan jasmani manusia adalah sepenuhnya karena kuasa Allah. Lathifah sebagai kendaraan media bagi ruh bereksistensi dalam diri manusia yang bersifat barzakhiyah keadaan antara kehidupan jasmaniah dan rohaniah. Pada hakekatnya penciptaan ruh manusia lima lathifah, tidak melalui sistem evolusi. Ruh ditiupkan oleh Allah ke dalam jasad manusia melalui proses. Ketika jasad Nabi Adam telah tercipta dengan sempurna, maka Allah memerintahkan ruh Nya untuk memasuki jasad Nabi Adam Maka dengan enggan ia menerima perintah tersebut. Ruh memasuki jasad dengan berat hati karena harus masuk ke tempat yang gelap. Akhirnya ruh mendapat sabda Allah "Jika seandainya kamu mau masuk dengan senang, maka kamu nanti juga akan keluar dengan mudah dan senang, tetapi bila kamu masuk dengan paksa, maka kamupun akan keluar dengan terpaksa". Ruh memasuki melalui ubun-ubun, kemudian turun sampai ke batas mata, selanjutnya sampai ke hidung, mulut, dan seterusnya sampai ke ujung jari kaki. Setiap anggota tubuh Adam yang dilalui ruh menjadi hidup, bergerak, berucap, bersin dan memuji Allah. Dari proses inilah muncul sejarah mistis tentang karakter manusia, sejarah salat takbir, ruku dan sujud, dan tentang struktur ruhaniah manusia ruh, jiwa dan raga. Bahkan dalam al Qur'an tergambarkan ketika ruh sampai ke lutut, maka Adam sudah tergesa gesa ingin berdiri. Sebagaimana firman Allah "Manusia tercipta dalam ketergesa-gesaan" Pada proses penciptaan anak Adam pun juga demikian, proses bersatunya ruh ke dalam badan melalui tahapan. Ketika sperma berhasil bersatu dengan ovum dalam rahim seorang ibu, maka terjadilah zygot sel calon janin yang diploid . Ketika itulah Allah meniupkan sebagian ruhnya QS 23 9, yaitu ruh al-hayat. Pada tahapan selanjutnya Allah menambahkan ruhnya, yaitu ruh al-hayawan, maka jadilah ia potensi untuk bergerak dan berkembang, serta tumbuh yang memang sudah ada bersama dengan masuknya ruh al-hayat. Sedangkan tahapan selanjutnya adalah peniupan ruh yang terakhir, yaitu ketika proses penciptaan fisik manusia telah sempurna bahkan mungkin setelah lahir. Allah meniupkan ruh al-insan haqiqat Muhammadiyah. Maka dengan ini, manusia dapat merasa dan berpikir. Sehingga layak menerima taklif syari' kewajiban syari'at dari Allah dan menjadi khalifah Nya. Itulah tiga jenis ruh dan nafs yang ada dalam diri manusia, sebagai potensi yang menjadi sudut pandang dari fokus pembahasan lathifah kesadaran. Lima lathifah yang ada di dalam diri manusia itu adalah tingkatan kelembutan kesadaran manusia. Sehingga yang dibahas bukan hakikatnya, karena hakikat adalah urusan Tuhan QS 17 85, tetapi aktivitas dan karakteristiknya. Lathifah al-qalb, bukan qalb jantung jasmaniah itu sendiri, tetapi suatu lathifah kelembutan, atau kesadaran yang bersifat rubbaniyah ketuhanan dan ruhaniah. Walaupun demikian, ia berada dalam qalb jantung manusia sebagai media bereksistensi. Menurut Al Ghazali, di dalam jantung itulah memancarnya ruh manusia itu. Lathifah inilah hakikatnya manusia. Ialah yang mengetahui, dia yang bertanggung jawab, dia yang akan disiksa dan diberi pahala. Lathifah ini pula yang dimaksudkan sabda Nabi "Sesungguhnya Allah tidak akan memandang rupa dan hartamu, tetapi ia memandang hatimu". Lathifah al-qalb bereksistensi di dalam jantung jasmani manusia, maka jantung fisik manusia ibaratnya sebagai pusat gelombang, sedangkan letak di bawah susu kiri jarak dua jari yang dinyatakan sebagai letaknya lathifah al-qalb adalah ibarat "channelnya". Jika seseorang ingin berhubungan dengan lathifah ini, maka ia harus berkonsentrasi pada tempat ini. Lathifah ini memiliki nur berwarna kuning yang tak terhinggakan di luar kemampuan indera fisik. Demikian juga dengan Lathifah al-ruh, dia bukan ruh atau hakikat ruh itu sendiri. Tetapi lathifah al-ruh adalah suatu identitas yang lebih dalam dari lathifah al-qalb. Dia tidak dapat diketahui hakikatnya, tetapi dapat dirasakan adanya, dan diketahui gejala dan karakteristiknya. Lathifah ini terletak di bawah susu kanan jarak dua jari dan condong ke arah kanan. Warna cahayanya merah yang tak terhinggakan. Selain tempatnya sifat-sifat yang baik, dalam lathifah ini bersemayam sifat bahimiyah atau sifat binatang jinak. Dengan lathifah ini pula seorang salik akan merasakan fana al-sifat hanya sifat Allah saja yang kekal, dan tampak pada pandangan batiniah. Lathifah al-sirri merupakan lathifah yang paling dalam, terutama bagi para sufi besar terdahulu yang kebanyakan hanya menginformasikan tentang tiga lathifah manusia, yaitu qalb, ruh dan sirr. Sufi yang pertama kali mengungkap sistem interiorisasi lathifah manusia adalah Amir Ibn Usman Al Makki w. 904 M, yang menurutnya manusia terdiri dari empat lapisan kesadaran, yaitu raga, qalbu, ruh dan sirr. Dalam temuan Imam al Robbani al Mujaddid, lathifah ini belum merupakan latifiah yang terdalam. Ia masih berada di tengah tengah lathifah al ruhaniyat manusia. Tampaknya inilah sebabnya sehingga al Mujaddid dapat merasakan pengalaman spiritual yang lebih tinggi dari para sufi sebelumnya, seperti Abu Yazid al Bustami, al-Hallaj 309 H, dan Ibnu Arabi 637 H. Setelah ia mengalami "ittihad" dengan Tuhan, ia masih mengalami berbagai pengalaman ruhaniah, sehingga pada tataran tertinggi manusia ia merasakan sepenuhnya, bahwa abid dan ma'bud adalah berbeda, manusia adalah hamba, sedangkan Allah adalah Tuhan. Hal yang diketahui dari lathifah ini adalah, ia memiliki nur yang berwarna putih berkilauan. Terletak di atas susu kiri jarak sekitar dua jari, berhubungan dengan hati jasmaniah hepar. Selain lathifah ini merupakan manifestasi sifat-sifat yang baik, ia juga merupakan sarangnya sifat sabbu'iyyah atau sifat binatang buas. Dengan lathifah ini seseorang salik akan dapat merasakan fana' fi al-dzat, dzat Allah saja yang tampak dalam pandangan batinnya. Lathifah al-khafi adalah lathifah al-robbaniah al-ruhaniah yang terletak lebih dalam dari lathifah al-sirri. Penggunaan istilah ini mengacu kepada hadis Nabi "Sebaik-baik dzikir adalah khafi dan sebaik baik rizki adalah yang mencukupi". Hakikatnya merupakan rahasia Ilahiyah. Tetapi bagi para sufi, keberadaanya merupakan kenyataan yang tidak dapat dipungkiri. Cahayanya berwarna hitam, letaknya berada di atas susu sebelah kanan jarak dua jari condong ke kanan, berhubungan dengan limpa jasmani. Selain sebagai realitas dari nafsu yang baik, dalam lathifah ini bersemayam sifat syaithoniyyah seperti hasad, kibir takabbur, sombong, khianat dan serakah. Lathifah yang paling lembut dan paling dalam adalah Lathifah al-akhfa. Tempatnya berada di tengah-tengah dada dan berhubungan dengan empedu jasmaniah manusia. Lathifah ini memiliki nur cahaya berwarna hijau yang tak terhinggakan. Dalam lathifah ini seseorang salik akan dapat merasakan'isyq kerinduan yang mendalam kepada Nabi Muhammad sehingga sering sering ruhaniah Nabi datang mengunjungi. Relevan dengan pendapat al-Qusyairi yang menegaskan tentang tiga alat dalam tubuh manusia dalam upaya kontemplasi, yaitu 1. Pertama, qalb yang berfungsi untuk mengetahui sifat-sifat Allah. 2. Kedua, ruh berfungsi untuk mencintai Allah, dan 3. Ketiga, sirr berfungsi untuk melihat Allah. Dengan demikian proses ma'rifat kepada Allah menurut al Qusyairi dapat digambarkan sebagai berikut dibawah ini. Aktivitas spiritual itu mengalir di dalam kerangka makna dan fungsi rahmatan lil 'alamin; Tradisi kenabian pada hakekatnya tidak lepas dari mission sacred, misi yang suci tentang kemanusiaan dan kealam semestaan untuk merefleksikan asma Allah.
Kejahatan bisa terjadi dimana, kapan, dan menimpa siapa saja. Maka dari itu kita perlu waspada dan hati-hati serta tidak lupa membekali diri. Salah satu bekal diri yang penting adalah dengan pengetahuan dasar untuk melindungi diri. Perlindungan diri berguna agar ketika di situasi genting, kita tahu apa yang harus dilakukan. Salah satu cara mempertahankan diri dalam keadaan terancam ialah dengan menyerang titik lemah pelaku untuk melarikan diri. Dengan diserang titik lemahnya, seorang pelaku akan kehilangan fokus sehingga memberikan kita jeda waktu krusial untuk lari. Berikut ini adalah titik lemah pada tubuh yang bisa dimanfaatkan untuk mengalihkan perhatian pelaku Ulu ChamroenrakUlu hati terletak di bawah dada tulang taju pedang tepat di tengah badan. Bagian ini biasa disebut juga dengan solar plexus. Yang membuat ulu hati menjadi area sensitif adalah karena disana terdiri atas banyak susunan saraf. Selain itu di ulu hati juga terdapat diafragma yang membantu pernafasan. Ketika ulu hati terpukul, difragma akan menjadi kaku dan menjadikan seseorang sulit bernafas dan memberikan efek mual dan muntah. Pukulan dengan kepalan tangan atau tendangan efektif untuk membuat pelaku kejahatan kesakitan dan memberi kita waktu untuk ambil langkah seribu. 2. bisa menjadi sasaran melemahkan lawan yang posisinya dekat dengan kita. Hidung merupakan susunan tulang rawan lunak yang mudah patah saat dipukul. Ketika hal itu terjadi, biasanya akan menimbulkan perdarahan dan rasa nyeri yang lumayan menyakitkan. Rasa sakit itu akan membuat pelaku lemah dan melepaskan tidak asing lagi bahwa kemaluan merupakan area sensitif yang menjadi bagian terlemah manusia. Bagian tersebut terdiri atas banyak saraf yang apabila dipukul tidak hanya membuat pelaku kesakitan, bahkan juga bisa kehilangan kesadaran beberapa saat. Pukulan di bagian kemaluan bisa dilakukan dengan tendangan, atau dengkulan dari bagian bawah. Baca Juga Jago Bela Diri, Inilah 6 Film Terbaik dari Aktor Donnie Yen 4. Tepi tepi leher merupakan area yang sensitif karena di area tersebut terdapat pembuluh darah leher dan arteri karotid. Menyerang bagian ini, membuat pelaku terkejut dan kesakitan karena aliran darah terganggu. Gunakan tepi tangan ketika ingin menyerang bagian ini. Tetapi tetap harus hati-hati, karena jika serangan berlebihan bisa menyebabkan akibat yang dipukul di dagu atau lebih tepatnya rahang bawah, kepala akan terasa berputar. Ada susunan saraf di dagu yang berkaitan langsung dengan otak. Beberapa detik saat kepala terasa berputar, otot dan cairan dalam kepala akan berusaha meredamnya. Ketika itu terjadi, pelaku akan kehilangan kesadaran sesaat dan merupakan saat yang tepat untuk Jakun D'AngonaJakun pada laki-laki atau ternggorok merupakan area yang tidak terlindungi oleh tulang. Menyerang bagian tersebut dapat menyebabkan sesak nafas. Bahkan dengan pukulan ringanpun, bagian ini akan menyebabkan sistem pernafasan seseorang terganggu beberapa detik. Waktu yang singkat tersebut harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menyelamatkan diri. 7. menjadi rahasia umum, mata merupakan bagian tubuh yang lemah. Menyerang mata bisa mengunakan gerakan mencolok, meninju ataupun mencungkil. Selain memberikan efek sakit, menyerang mata juga bisa mengalihkan penglihatan pelaku dan memberi kita jeda waktu titik rawan tidak digunakan untuk melukai melainkan hanya untuk melemahkan lawan agar kita punya waktu untuk menyelamatkan diri. Membekali diri dengan pengetahuan dasar self defense perlu dilakukan agar kita bisa meminimalkan kemungkinan menjadi korban. Tetap waspada dimanapun dan kapanpun berada ya! Baca Juga Jadi Kuat dan Sehat, Ini 6 Manfaat Bela Diri bagi Kesehatan Dirimu IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.
Kesadaran jiwa di mana semuanya dimulai Apa pun jalan yang Anda pilih untuk meningkatkan kesadaran, bagian terpentingnya adalah Anda belajar mendengarkan dengan penuh perhatian apa yang terjadi di bawah permukaan tanpa membiarkan pikiran Anda menekan atau mengubah apa yang muncul. Anda perlu mendengarkan seperti halnya teman Anda, tanpa menghakimi, sehingga Anda dapat belajar dari emosi Anda. Emosi Emotion , adalah perasaan yang merupakan senjata kita meraih ketennagan dan kedamaian serta kebahagiaan dalam hidup, inilah sebuah magnet keberlimpahan. Perasaan ini muncul dari jiwa, jika kita dapat menguasai dan memanfaatkan bagian bagian dari diri kita, terutama perasaan, maka apa yang kita rencanakan dalam hidup akan lebih mudah diraih.. We are just one thing. We are divine beings. A very strong Co-Creator. We are a manifestation of Divine Love in jeans and T-shirts, and in ourselves, there is ability to pick up good fortune in a amazing future as destined by God. Satu point utama dari diri kita sebagai manusia. Adalah,.. Kita sebagai manusia menyimpan bagian dari keilahian. Ada Percikan Cahaya yang berasal langsung dari Tuhan itu sendiri. Percikan Cahaya Tuhan yang mau tak mau, sadar ataupun tak sadar, membuat diri kita menjadi Co-Creator Asisten Pencipta yang sangat kuat. Kita adalah manifestasi dari Cinta Ilahi dalam wujud yang memakai celana jeans dan kaus , dan di dalam diri kita tinggal Kemampuan untuk menjemput nasib baik di masa depan yang lebih baik seperti sudah ditakdirkan oleh Tuhan. Tuhan sendiri telah memberikan sebagian dari dirinya di dalam diri kita, itulah kekuatan energi cahaya yang tak akan pernah habis sampai kapanpun, itulah kunci pembuka takdir, itulah energi yang tak terbatas untuk menulis takdir hidup kita sendiri. Kesadaran adalah sebuah sistem dalam diri kita, sistem ini terdiri dari input informasi bisa berasal dari panca indera โ data yang tersimpan pada jiwa โ data yang diberikan oleh ruhani , prosesor โ pemrosesan data โ otak manusia dan energi sebagai penggerak utama. Mengenal diri sendiri adalah proses yang sangat bermanfaat dan menantang. Dibutuhkan kerja dan keberanian seumur hidup yang menyenangkan. Keinginan Anda untuk mengetahui siapa diri Anda dan apa yang Anda inginkan adalah kesuksesan nyata dalam hidup. Ini memberi Anda tujuan, arah dan rasa sejahtera yang sejati. Know your true self gives you purpose, direction and a true sense of well-being. Tubuh adalah sisi fisik seseorang. Ia menyentuh dunia material melalui panca indera penglihatan, penciuman, pendengaran, perasa, sentuhan. Ruh adalah sisi spiritual manusia. Ruh adalah bagian langsung dari Tuhan yang diletakkan di dalam diri manusia, Percikan Cahaya Tuhan, Ia berinteraksi langsung dengan Tuhan dan dunia spiritual melalui serangkaian โinderaโ sendiri, hal-hal seperti iman, harapan, dan doa. Jiwa adalah kehidupan seseorang. Ini adalah prinsip menjiwai seseorang, dan bertanggung jawab untuk imajinasi, ingatan, alasan, dan emosi. Dengan demikian, jiwa berfungsi sebagai pusat komando bagi orang tersebut. Baik tubuh maupun Ruh tidak dapat berfungsi dengan sendirinya; keduanya mencari jiwa untuk arahan dan tindakan. Baca artikel Kesadaran Jiwa Tak Aktif, Maka Tak Tau Tujuan Karena Jiwa adalah energi, maka ia akan menjadi daya dorong bagi munculnya โfungsiโ sebagai karakter utama jiwa. Energi listrik yang menjadi media bagi munculnya fungsi atau sifat sifat adalah gambaran tentang mekanisme kejiwaan itu. Atau disebut juga sebagai kesadaran jiwa. Hal itu terjadi berdasarkan instuisi pengetahuan yang terdapat di dalam dasar jiwanya. Dengan adanya pengetahuaninformasi ini, jiwa mempunyai kemampuan untuk mengambil keputusan terhadap segala hal yang terjadi dengan dirinya. Namun kemampuan untuk mengambil keputusan ini, antara satu individu dengan individu yang lainnya berbeda, tergantung kepada pengetahuan yang terdapat di dasar jiwa masing-masing dan kecepatan dirinya dalam mensintesiskan pengetahuan itu dengan pengaruh yang datang kepadanya. Termasuk juga kekuatan sistem syaraf yang dimilikinya. Berdasarkan hal di atas, kita dapat memahami hubungan antara jiwa dan sistem syaraf serta fungsi dari berbagai indera yang dimiliki manusia, sebagai hubungan perpaduan yang menakjubkan. Di mana sel-sel syaraf berfungsi untuk mengantarkan pengaruh yang datang dari luar, untuk dikelola dan dipahami oleh otak dengan bantuan pengetahuan yang dimiliki jiwa, sehingga respon yang muncul dalam menyikapi pengaruh yang datang dari luar tersebut sesuai dengan yang diharapkan dan dapat dilaksanakan oleh alat inderanya. "Dan jiwa serta penyempurnaannya penciptaannya. Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu jalan kefasikan dan ketakwaannya." Al-QuranAsy-Syams7-8 Ayat di atas memberikan isyarat, bahwa jiwa manusia memiliki kemampuan untuk menyeleksi berbagai kemungkinan dari keputusan yang akan diambilnya, baik itu bersifat baik atau jahat. Hal itu didasarkan atas ilham yang diberikan Allah kepadanya dalam bentuk pengetahuan intuisi yang memungkinkan dirinya menghadapi berbagai masalah yang dihadapinya. Dalam ayat di atas juga, Allah SWT menjelaskan bahwa jiwa manusia telah disempurnakan-Nya. Dan kesempurnaan yang dimaksud dalam ayat ini, adalah kebebasan mutlak yang dimiliki jiwa untuk memilih apa yang dikehendakinya, di mana ia tidak dapat dipaksa untuk melakukan sesuatu yang bertentangan dengan keinginannya."Karena sesungguhnya jiwa itu selalu menyuruh kepada kejahatan."Al-QuranYusuf53 Ayat di atas secara gamblang menyebutkan bahwa jiwa mempunyai kebebasan untuk memilih, yaitu terbukti dengan seruannya untuk melakukan kejahatan. Dan ini adalah sebagian dari sifat-sifat dasar yang dimiliki oleh jiwa. Jika kita paham mengenai bagian bagian dari jiwa, maka kita juga bisa paham kenapa manusia disebut mahluk yang sempurna, ya karena lngkapnya fungsi jiwa ini. Jiwa yang dalam terminologi bahasa arab disebut sebagai nafs, atau ROH memiliki bagian bagian yang membuat fungsi mental manusia menjadi komplit, berbeda dengan mahluk lain yang ada di alam semesta. Jiwa adalah kata benda, sedangkan kata sifatnya adalah kesadaran jiwa Karena lengkapnya bagian jiwa tersebut, jika kesadaran kita tidak tepat, maka bagian bagian dari jiwa tersebut akan susah untuk dikenali dan dimanfaatkan sesuai fungsinya. Pengaruh dari gravitasi bumi tempat kita hidup ini menyebabkan beberapa fungsi Diri Palsu beberapa bagian jiwa ; Jiwa ego, jiwa amarah dan jiwa keinginan menjadi lebih mudah aktif dibandingkan beberapa jiwa yang lain. "Dan aku bersumpah dengan jiwa yang amat menyesali dirinya sendiri." Al-QuranAl-Qiyamah2 Kenapa jiwa bisa menyesali dirinya sendiri? Karena itu dalam Al Quran disebutkan bahwa JIWA lebih sering mengarah kepada kejahatan. Inilah salah satu keniscayaan dari kesempurnaan jiwa. Selain sempurnanya fungsi jiwa untuk memilih FREE WILL maka JIWA juga bisa memilih jalan KEJAHATAN untuk demi tercapainya tujuan. Bagian dari jiwa. dimulai dari bagian yang paling dekat dari Cahaya Tuhan point 1 sampai bagian yang paling dekat dengan LOGIKA PIKIRAN point 7 Jiwa Suci Jiwa Murni Jiwa Bijak Jiwa Tenang Jiwa Ego Jiwa Amarah Jiwa Keinginan Bagian jiwa dari point 1 sampai 3 disebut sebagai DIRI SEJATI Jika bisa terhubung dengan diri sejati, maka akan mudah bagi kita untuk bisa hidup tenang dan damai serta bahagia, mampu mengatasi bagian dari diri kta sendiri lapisan lapisan jiwa yang juga sering disebut sebagai nafsu nafsu. Bagian jiwa dari point 5 sampai 7 disebut sebagai DIRI PALSU Kesadaran Jiwa Diri Palsu merasa benar di wilayahnya,logika-pikiran sebagai alat pembenaran,yang kalau kita evaluasi dengan tolok ukur kebenaran,ternyata hasil akhir perbuatannya diselimuti pamrih dan kepalsuan. 1. Jiwa Suci Jiwa suci adalah sebuah tempat pertemuan antar unsur manusiawi dan ilahiah, di dalam lapisan jiwa suci terkandung titik di mana Langit dan Bumi bertemu, di mana kehidupan manusia memenuhi kehidupan transenden. Fungsi pusat sakral ini adalah untuk menyediakan sarana kontak dengan yang sakral sehingga kehidupan manusia tidak didominasi oleh tuntutan dan keinginan pikiran Duniawi. Jiwa suci adalah realitas hidup yang sebenarnya. Realitas Ilahiah yang berisi kehendak Tuhan, Seiring kita menyadari bahwa Kita Semua mahluk ciptaan, kesadaran ini yang disebut oleh orang-orang Yunani gnosis diperdalam. Kesadaran menjadi tahu. Kami tidak percaya, kami tahu, dan iman muncul sebagai saudara untuk kebijaksanaan baru ini. Iman kita didasarkan pada pengalaman kita untuk mengetahui, bukan pada sistem kepercayaan. Menjadi berpusat pada jiwa suci mengarah pada pemahaman dan pengalaman dari misteri kehidupan. Jiwa yang suci adalah '' Diri Sejati kita '', wujudnya persis seperti kita,namun berupa cahaya putih terang benderang cemerlang,jiwa suci inilah yang berinteraksi dengan RUH yang menyebabkan manusia bisa hidup. Subyek Ruh terluar interaksi dengan jiwa suci atau Ani menjadi RuhAni,kesadaran jiwa suci masuk dalam wujud Ruh berupa Nurani inilah '' Jati Diri Kita ''. 2. Jiwa Murni Nafs al-Safiyah adalah jiwa yang tulus murni. Pada tingkat kesadaran jiwa murni ini seseorang dapat disifati sebagai Insan Kamil atau manusia sempurna. Jiwanya pasrah pada Allah dan mendapat petunjukNya. Jiwanya sejalan dengan kehendakNya. Perilakunya keluar dari nuraninya yang paling dalam dan tenang. Kita mengenali unsur yang ke dua, yaitu, rohani jiwa, substansi dari jiwa adalah absolut memiliki keabadian mutlak, dalam realitas, hakikat jiwa berada di dalam dimensi lain karena keberadaanya tak dapat di lihat dengan indra mata. Namun kita bisa sangat merasakan keberadaanya, pengenalan akan jiwa rohani adalah pengenalan hal yang transenden Tuhan, jiwa adalah pengerak di mana manusia dapat menemukan kesadaran akan apa yang tidak dapat terlihat dan terlampaui oleh fikiran manusia, dengan ini jiwa dapat menemukan hakikat Tuhan serta Ketuhanan di dalam kehidupan manusia. Sebelum materi tubuh menampakan diri di dalam realitas jiwa terlebih dahulu di ciptakan, hal ini membuat status jiwa di balut dengan kesucian dan kemurnian. Karena jiwa tak tersentuh oleh segala konsep, bahasa, maupun ideologi apapun, hal ini menandakan bahwa jiwa digerakkan hati nurani, dengan hati nurani manusia memliki kesadaran, keterarahan terhadap hal-hal baik, dan bermakna. 3. Jiwa Bijak Kebijaksanaan adalah pemahaman yang mendalam mengenai orang, benda, peristiwa atau situasi, memberdayakan kemampuan untuk memilih atau bertindak untuk secara konsisten menghasilkan hasil optimal dengan minimal waktu dan energi. Kebijaksanaan adalah kemampuan untuk secara optimal efektif dan efisien menerapkan persepsi dan pengetahuan sehingga menghasilkan hasil yang diinginkan. Kebijaksanaan adalah pemahaman tentang apa yang benar dibarengi dengan penilaian yang optimal untuk bertindak. meliputi kecerdasan, kearifan, atau wawasan. Kebijaksanaan sering di ibaratkan kontrol satu reaksi emosional the "nafs" sehingga seseorang yang punya prinsip, nalar dan pengetahuan berlaku untuk satu tindakan. Kebijaksanaan adalah puncak dan sumber segala ilmu. Kesadaran jiwa bijak tidak terikat atau terbatas pada apapun di dunia ini. Kebijaksaan yang sejati berasal dari Pribadi yang lebih tinggi dari akal dan segala pengertian manusia. Baca artikel Guru Sejati Muncul Melalui Datangnya Kesadaran Bagaimana cara mendapatkannya? Tentu saja meminta ke 'Sang Pemilik Ilmu dan Pengertian'. Jika kita bisa menerima bahwa kita adalah makhluk spiritual yang hidup dalam tubuh fisik, maka ;spiritualitas adalah tentang persatuan, kebenaran, tanggung jawab pribadi, pengampunan, kehendak bebas, cinta dan kedamaian. Yang paling penting, spiritualitas adalah tentang menciptakan realitas kita sendiri, mengalami realitas-realitas menjadi kebijaksanaan yang hidup dalam hukum alam semesta sehingga kita dapat berkembang secara rohani dan kembali ke Penciptaan Allah SWT. Diri Bijak adalah posisi tengah , tahu kebenaran dari Diri Sejati dan juga tahu kepalsuan dari Diri Palsu. Mengambil sikap untuk membuat keputusan agar Bermakna,inilah tugas utama Diri Bijak. Diri Bijak masih rawan atas pengaruh tertarik medan energi magnitik yang sangat kuat dari Diri Palsu,jadi lebih aman kalau anda berada pada posisi Diri Sejati. 4. Jiwa Tenang Nafs al-mutmaโinnah atau jiwa yang tenang. Jiwa ini telah mantap imannya dan tidak mendorong perilaku buruk. Jiwa yang tenang yang telah menomor duakan nikmat materi. Bila suatu saat dalam kehidupan anda mengalami problema atau kegalauan atau situasi yang tidak menentu dalam kondisi kritis menurut persepsi relatif anda, maka langkah penyelamatan awal - segera lakukan tawakal kepada Tuhan untuk menghindari pengaruh setan , dan diam sejenak untuk tentramkan bathin, kemudian rasakan energi dari Tuhan mengalir ke dalam diri - sering kali informasi berupa instink atau ide solusi muncul, maka segera tangkap untuk selanjutnya gunakan pikiran cerdas anda untuk melangkah - berbuat mengatasinya. Bagaimana mau memulai tawakal bila kesadaran jiwa tenang tak bisa didapat? Bagaimana mau merasakan kesadaran tenang bila belum masuk ke posisi jiwa tenang? Taukah anda dimana jiwa tenang berada? Nafs jiwa dalam jasad itu bagaikan burung yang terkurung dalam sangkar, merindukan kebebasannya di alam lepas, menyatu kembali dengan alam rohani, yaitu alam asalnya. Setiap kali ia mengingat alam asalnya, ia pun menangis karena rindu ingin kembali.โโIbn Sina Kesadaran jiwa tenang, adalah awal mula kita memasuki zona kehadiran Tuhan yang disadari dengan benar. Menjadi tenang artinya tetap diam, baik secara fisik maupun mental. Dalam keheningan fisik dan mental, dikatakan bahwa energi tubuh dan pikiran mengendap, sama seperti kotoran mengendap di dalam air, dengan turun ke dasar, dan yang Anda miliki hanyalah air dengan kotoran di bagian paling bawah. Jadi, airnya jernih, dan juga ada rasa istirahat di tubuh fisik dan pikiran juga terasa segar dan "jernih". Namun diam ini juga bukan berarti kita tak melakukan action apapun, karena sedianya kita tetap melangkan sesuai dengan rencana yang sudah dibuat sebelumnya. 5. Jiwa Ego. Jika suatu saat kita pernah mendapati diri kita sendiri berperilaku sedemikian rupa sehingga membuat kita sendiri merasa ngeri, maka kemungkinan besar ego kitalah yang mengendalikan kesadaran kita. Ego bisa menjadi rumit untuk dikelola - jika kita tidak hati-hati ia akan menyelinap di belakang kita ketika kita tidak mengharapkannya, dan sebelum kita mengetahuinya kita bertindak dengan cara yang kita tahu jauh di lubuk hati bukan untuk keuntungan terbaik kita. Apa itu ego? Ada banyak definisi ego yang berbeda, yang semuanya bisa menjadi sangat kompleks. Pandangan pribadi saya tentang ego adalah bahwa bagian kitalah yang merasa perlu menjadi istimewa. Itu adalah bagian dari kita yang mencari persetujuan - dan menurut definisi itu adalah bagian dari kita yang merasa kurang dalam beberapa hal. Inilah sebabnya saya tahu bahwa ego harus ditaklukkan. Bagaimana cara mengenali ego dan juga mengendalikannya dengan baik? Ego merupakan salah satu bagian dari jiwa kita, sering juga disebut sebagai nafsu. Banyak orang yang menyangka bahwa nafsu nafsu ini bisa dibuang dari diri kita, tetapi sebanrnya tidak, nafsu tak dapat dibuang, jiwa tak dapat dihilangkan. Yang paling mungkin untuk kita lakukan adalah menyadari dan mengenalinya, dan kemudian dikendalikan. Sehingga pada akhirnya, kitalah yang akan mengendalikannya, bukan jiwa ego yang mengendalikan diri kita. Jadi apa yang dapat kita lakukan untuk memerangi kesadaran jiwa ego? Sehingga nantinya bisa ditaklukkan dan digunakan? Langkah pertama adalah kesadaran - kita harus mulai menyadari kapan jiwa ego kita aktif dan meningkat sehingga kita dapat menghentikan dan mengendalikannya sebelum terlambat! 6. Jiwa Amarah Banyak tradisi spiritual, menjelaskan, mengarahkan kita untuk mengubah kemarahan kita menjadi kasih sayang, menyiratkan bahwa kemarahan bukanlah emosi "spiritual". Gagasan ini mengacaukan amarah dengan agresi, emosi dengan โapa yang sebenarnya dilakukan dengan amarah.โ Kemarahan sebenarnya bisa menjadi ungkapan kasih sayang, kesediaan untuk menegakkan batasan yang sakral, atau membela seseorang yang tertindas. Belas kasih dan kemarahan dapat benar-benar hidup berdampingan. Kesadaran jiwa amarah bukanlah suatu tindakan, meskipun salah satu karakteristiknya adalah dorongan untuk melakukan sesuatu, dan melakukannya dengan cepat. Kemarahan dapat membantu kita mengatasi rasa takut untuk mengambil tindakan. Jadi bagaimana kita tahu tindakan apa yang harus diambil? Pertama, kita harus memperlambat. Kita harus diam. Ini sangat menantang. Rilekskan fisik dan masuklah ke dalam kondisi jiwa tenang. Dalam pengalaman saya, ada dua jenis kemarahan kemarahan yang benar sangat tenang dan membumi, dan tahu persis apa yang harus dilakukan. Itu juga sangat jarang. Jauh lebih umum adalah kemarahan cemas, yang gelisah dan bingung, tidak sabar untuk bertindak. Ini biasanya karena amarah yang gelisah bercampur dengan rasa takut atau sakit hati atau keduanya, dan amarah itu berusaha mencari jalan keluar untuk merasakan hal-hal lain itu. Duduk masih membawa emosi-emosi lain itu ke permukaan. Jadi kita harus duduk diam. Kita harus mendengarkan pesan kemarahan, bahkan jika yang diketahuinya adalah ada sesuatu yang salah. Kita harus memberinya kesempatan untuk berbicara dengan kita, berdialog dengannya, bahkan mengajukan beberapa pertanyaan. Batas apa yang telah dilewati? Kebutuhan apa yang dapat kita tangani sekarang? Bisakah kita jujur โโtentang kebutuhan itu dengan belas kasihan terhadap sudut pandang orang lain? Spirituality is not about finding ways to avoid or eradicate our feelings. Its work is deeply emotional in nature, and itโs about getting close enough to ourselves that we can see to the heart of whatโs happening, be honest about it, and care for ourselves and each other to the best of our ability. Rejecting our emotions is not the path. Listening closely to the messages of the heart and honoring them, even and especially when they are uncomfortable to sit withโthatโs the practice. Thatโs where we find the nectar of anger. 7. Jiwa keinginan Keinginan adalah pangkal dan salah satu sumber keresahan jiwa tapi juga aktualisasi dari kemanusiaan. Bila diatur dengan baik dia bisa mengantar kita menuju Rahmatan lil alamin, tapi bila tak diatur dia akan menjadi masalah. Apa itu keinginan? Keinginan dapat didefinisikan sebagai emosi positif motivasi terhadap objek, orang, atau aktivitas tertentu. Keinginan bervariasi dalam kekuatan dan akibatnya dalam kemampuan mereka untuk memotivasi perilaku. Apa kekuatan dari keinginan dan kemampuan untuk menahan dorongan? Ketika hasrat menjadi semakin kuat, kemungkinan diri sendiri harus lebih besar hingga kekuatan pengendalian diri yang lebih besar untuk mengatasi dorongan untuk bertindak. Namun, dalam ketiadaan keinginan tidak perlu kontrol diri. Keinginan adalah pangkal dan salah satu penyebab keresahan jiwa, oleh karena itu inginkanlah hal-hal yang akan mendekatkan kita kepada Allah. Inginkanlah sesuatu semata-mata niat karena Allah dan untuk mendekatkan diri kepada-Nya. Dengan begitu, InsyaAllah hati akan selalu kuat. Nothing to lose, apapun dan bagaimanapun akhir dari keinginan tersebutโฆ. Jiwa yang teraliri energi dari Cahaya Tuhan akan mempunyai kekuatan dan kemampuan untuk bisa Tenang, sehingga dalam kondisi Kesadaran jiwa tenang kita akan bisa mempunyai kesadaran untuk membedakan mana yang tepat untuk dilakukan dan tidak, jiwa yang tenang juga pasti akan bisa memilah-milah mana keinginan jiwa yang harus dipenuhi dan mana keinginan jiwa yang harus di tolak. Kesadaran akan selalu bertindak selektif dalam memilihkan makanan untuk jiwa dan raganya. Baik mengenai kualitas maupun kuantitasnya. Sehingga antara jiwa dan raga nantinya akan bisa berjalan secara selaras sesuai dengan tuntunan-tuntunan yang bersumber dari Tuhan Jika anda ingin tersambung sehingga bisa secara interaksi mengenali sekaligus memanfaatkan lapisan lapisan jiwa ini, atau bahkan masuk lebih dalam lagi sehingga melampaui kesadaran jiwa dan masuk ke Kesadaran Cahaya Tuhan, maka anda bisa mengikuti workshop privat ilmu energi spiritual yang diadakan di Jogjakarta dengan format workshop privat. Mari silahkan mendaftar, jika anda ingin menemukan tujuan hidup yang sejati dan membuat hidup lebih bermakna serta bermanfaat sehingga nasib bisa diarahkan ke hal hal yang baik dan benar, silahkan mendaftar program pengembangan diri dan terapi jarak jauh ini. Jika anda mengikuti program solusi super sukses maka anda akan mendapatkan sebuah rahasia yang menjadi rahasia hidup yang tenang dan damai serta bahagia. Bukan hanya teori dan filsafat atau nasehat saja, Tapi langsung praktek, saya akan bertindak sebagai fasilitator anda dalam membersihkan energi negatif dalam diri anda sehingga kesialan bisa dihilangkan, menjadi coach anda dalam membuat diri anda lebih baik dari waktu ke waktu dan membuat rencana hidup yang akan akan membuat jalan hidup semakin jelas, menjadi teman curhat anda sehari hari dalam membahas setiap kejadian yang muncul, menjadi sahabat anda disetiap waktu, bahkan jika perlu saya akan memberikan banyak humor atau candaan yang akan mencairkan suasana. Saya akan menjadi personal Coach dan Trainer bagi anda. Jika anda tertarik untuk mengikuti program pengembangan diri berbasis energi kesadaran dengan metode pembelajaran jarak jauh ini maka anda bisa membuka link berikut ini Anda bisa hubungi saya setiap saat untuk mendaftar Coach Erlangga Hp Artikel lain yang terkait Mengalami Kesadaran Jiwa Hidup Ini Ajaib, Mari Kita Syukuri Ada Niat, Pasti Ada Jalan Mengingat Asal Sang Jiwa Sifat Jiwa About Erlangga Asvi