Isti’anah ada beberapa macam. Pertama: Isti’anah kepada Allah yang di dalamnya ada ketundukkan dari seorang hamba kepada Allah, penyerahan segala urusan kepada Allah, dan kecukupan hanyalah Allah yang memberikan. Isti’anah semacam ini hanya boleh ditujukan kepada Allah. Inilah konsekuensi dari ayat, Mazmur 18:3 TB. Ya TUHAN, bukit batuku, kubu pertahananku dan penyelamatku, Allahku, gunung batuku, tempat aku berlindung, perisaiku, tanduk keselamatanku, kota Berikut adalah beberapa doa agar dimudahkan segala urusan dikutip dari DalamIslam.com: 1. Surat Al Kahfi ayat 10: “Robbanaa ‘aatinaa miladunka rohmatan, wahayyi’ lanaa min amrinaa rosyadaa.”. “Ya Allah, berikanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu, dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami ini.”. 2. Segala puji bagi Allah. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya. Sifat ‘ibadurrahman, yaitu hamba Allah yang beriman adalah berlindung dari siksa neraka. Itulah yang mendorong seseorang itu untuk beramal agar terlindung dari siksa neraka. Ayat yang akan kita bahas kali ini menjadi dalil kelirunya keyakinan orang sufi bahwa tidak dikatakan ikhlas … Katakanlah: “Aku berlidung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia. 2. Raja manusia. 3. Sembahan manusia. 4. Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi, 5. yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, 6. dari (golongan) jin dan manusia. Berikut adalah salah satu ayat dari Surah Al-Falaq: قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ. Qul a’udzu bi rabbi al-falaq. Artinya: “Katakanlah: Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh.” 2. Surah An-Nas. Seperti Surah Al-Falaq, Surah An-Nas juga berisi doa meminta perlindungan dari segala macam kejahatan dan Dan ketahuilah engkau tidak akan dapat menemukan tempat berlindung selain kepada-Nya. Oleh karena itu, janganlah engkau lalai melaksanakan tuntunan Tuhanmu. Dalam ayat ini Allah swt memerintahkan Rasul-Nya agar mem-bacakan Al-Qur'an yang diwahyukan kepadanya, mengamalkan isinya, menyampaikan kepada umat manusia, dan mengikuti perintah dan Makna dan tafsir dari surah An-Nas ayat 1-6 menurut Tafsir Kemenag ialah dalam ayat tersebut Allah memerintahkan Nabi Muhammad termasuk umatnya agar memohon perlindungan kepada Tuhan yang menciptakan hingga menjaga kelangsungan hidup manusia dengan nikmat dan kasih sayang-Nya serta memberi peringatan kepada mereka dengan ancaman-ancaman-Nya. Segala puji bagi Allah, kami memuji-Nya, memohon pertolongan dan ampunan kepada-Nya, kami berlindung kepada Allah dari kejahatan diri kami dan kejelekan amalan-amalan kami. Siapa yang Allah beri petunjuk, maka tidak ada yang dapat menyesatkannya dan siapa yang Allah sesatkan, maka tidak ada yang dapat memberinya petunjuk. 1- Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia. 2- Raja manusia. 3- Sembahan manusia. 4- dari kejahatan (bisikan) setan yang biasa bersembunyi, 5- yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia. 6- dari (golongan) jin dan manusia. 36. L16bOxv.